Service Ke Bengkel Mulut

Hari ke enam pasca minor surgery gigi bungsu

Masih sangat-sangat terasa sakit. Berdenyut-denyut tidak karuan. Susah buka mulut, susah menguyah, ga bisa makan, susah ngomong dan tentunya tidak bisa ngomel-ngomel. Benar-benar rasanya sangat menyiksa null apalagi perut yang keroncongan terus minta diisi. Apalah daya, susah untuk menguyah makanan. Makan bubur ternyata bukan hal yang disukai oleh lambungku. Cepat lapar lagi….null

Oiya, belum cerita saya. Hampir satu minggu ini saya harus bolak-balik ke bengkel mulut alias dokter gigi. Saya baru saja menjalani operasi kecil untuk mencabut gigi bungsu tanggal 15 April lalu. Sampai hari ini rasa sakitnya masih tidak tertahankan. null

Awalnya begini. Tanggal 11 April lalu, saya mulai merasa tidak enak badan. Sakit digusi, badan ga enak, suhu badan tinggi dan sakit kepala yang tidak tertahankan. Awalnya saya tidak menyadari kalau sumber rasa sakit itu dari si gigi bungsu. Saya mulai curiga setelah ngobrol dengan Mega, sekretaris redaksi. Beberapa waktu lalu ia juga menjalani operasi gigi bungsu.

Setelah menahan rasa sakit beberapa hari, tanggal 13 April saya memberanikan diri untuk mengunjungi dokter gigi. Saya tidak begitu suka ke ruangan dokter gigi. Apalagi dengar bunyi mesinnya yang seperti bor itu. Begitu menakutkan. Setelah dicek sama Drg Elvina, ternyata benar, saya sedang tumbuh gigi bungsu dan posisinya tidak normal.
“Wah ini, namanya Impaksi Gigi Molar Sesri”,kata si dokter cantik

Gigi molar tiga (gigi bungsu) adalah gigi yang terakhir tumbuh dan terletak di bagian paling belakang dari rahang. Biasanya gigi ini tumbuh pada akhir masa remaja atau pada awal usia 20-an. Pada usia inilah yang dianggap sebagai “age of wisdom” (usia di mana seseorang mulai bijaksana). Normalnya tiap orang memiliki empat gigi molar tiga, masing-masing satu pada tiap sisi rahang. Tapi ada juga orang-orang yang tidak memiliki gigi bungsu ini.

Tapi saya malah tumbuh gigi bungsu di umur mendekati 27 tahun…..null

Si dokter menjelaskan Impaksi adalah suatu keadaan di mana gigi mengalami hambatan dalam arah tumbuhnya, sehingga tidak dapat mencapai posisi yang seharusnya. Tumbuhnya ada beberapa posisi, bisa benar-benar terperangkap dan berada dalam gusi atau tulang, sehingga tidak nampak bila dilihat dalam mulut. Bisa juga sudah menembus gusi tapi hanya tumbuh separuh jalan. Arahnya bisa horizontal, miring dengan mahkota ke arah gigi molar dua atau sebaliknya, atau malah menghadap ke arah dalam atau ke luar rahang.

Posisi gigi saya, ada di nomer tiga, Gambar diambil dari sini

Dokter hanya bisa memberikan saya obat pereda nyeri dan segera merujuk saya ke Spesialis Bedah Mulut. Karena untuk mencabut gigi ini katanya harus melalui operasi kecil. Mendengar kata operasi saya saya udah ngeri.

Tapi, mau tidak mau harus saya jalani. Jika dibiarkan akan semakin sakit katanya. Gigi akan terus tumbuh dan akan merusak tatanan gigi saya yang memang sudah berantakan ini. Belum lagi ancaman gigi berlubang. Padahal saya sudah punya tambalan di tiga geraham.. Tidaaaaaaakk….Saya menyerah dan menerima rekomendasi rujukan ke dokter spesialis bedah mulut.

Sebelum ke Spesialis Bedah Mulut, saya harus menjalani panoramic foto alias rontgen gigi, ternyata gigi bungsuku itu tumbuhnya horizontal dan mendesak gerahamku. Langsung lemas dan ngeri. Memang sih setelah minum obat rasa sakitnya hilang, tapi saya tidak mau merasakan sakitnya terus. Sakit kepalanya itu lho yang bikin tidak tahan. Akhirnya 15 April saya ke Spesialis Bedah Mulut, rujukan dari Drg Elvina ada Drg Masrial SpBM….

Akhirnya gigi bungsu itu berhasil dicabut. Setidaknya satu jam saja harus mangap dan pasrah pada dokter. Beberapa kali interupsi karena saya tidak tahan untuk meludah dan kumur-kumur. Setelah biusnya hilang barulah saya merasa sakit. Sakit yang sangat tidak tertahankan. Belum lagi darah yang keluar terus dari mulut. Selama 24 Jam pertama saya tidak boleh kumur-kumur.

Besoknya saya terpaksa izin tidak masuk kerja, karena masih terasa sakit dan sudah membuka mulut. Gimana saya ntar mau wawancara sama narasumber. Belum lagi pipi yang bengkak setelah operasi. Semua jadi serba susah. Katanya, semakin lanjut umur kita, proses penyembuhannya akan semakin lama. Saya juga harus sering-sering mengompres pipi yang bengkak dengan air hangat. Kompres dingin saya lakukan saat 24 jam pertama.

Oiya, operasi kecil pencabutan gigi bungsu yang saya alami ini dalam bahasa kedokteran tindakan ini disebut odontektomi. Karena tindakan ini termasuk operasi, otomatis biayanya mahal. Untuk tindakan operasi saya saya harus mengeluarkan sekitar 2 jutaan, untuk tindakan operasi, rontgen, biaya obat dan kontrol….(ini buat referensi yang mau cabut gigi bungsu) null

Sejak operasi tanggal 15 April, saya sudah kontrol lagi ke dokter. Obatnya sudah habis dan sakit dan berdenyutnya masih tidak tertahankan. Jumat ini saya disuruh balik lagi. Mungkin untuk membuka jahitan atau apa. Mudah-mudahan Jumat ini kunjungan terakhir saja ke dokter gigi untuk masalah si Impaksi ini.

Doakan saya yah…null

Iklan

5 thoughts on “Service Ke Bengkel Mulut

  1. cefer berkata:

    salam kenal..^^

    wah kayaknya dekat2 ini juga akan ke “bengkel mulut” neh, ada yang bocor (baca: bolong) dan harus di tambal..
    hikz..

  2. nenk ndda berkata:

    sama bagettt … ceritanya …
    minggu kemaren juga saya baru di operasi gigi impaksi ,,,

    dan tepatnya hari ini … saya di suruh balik lagi ke dkter … katanya sihh buka jahitan ..

    duchhh ngeriii …sakittt ga yahhh ??????

  3. zulkifli berkata:

    lebih parah gua ge min,,,,?
    🙂 minggu kmren gua uga konsultasi ke Drg.Masrial SpBM di pekan baru,,karna ada gejala pd gigi sya,,bengak di bagian rahang bawah,,dan tumbuh gi² sprti tulang,,,,dan diagnosa nya tr’nyata tumor gi², dan hrus d operasi…sunggh tr’kejut stengh mti gua waktu itu..dan yg mkin tr’kjut nya gua pas gua tanya..tr’nyata biaya operasi nya 10 jta min,,,,,,aduhhhh……mkin pusing dah gua,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s