Sahabat Rising Star

Mulai Desember 2009 lalu, aku dapat ditugaskan untuk liputan halaman Rising Star. Halaman ini memang dikhususkan untuk profil mahasiswa dan pelajar yang berbakat dan prestasi. Mulai dari Taman Kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi.

Liputan di desk ini susah-susah gampang. kadang bertemu anak yang benar-benar pintar dan berbakat, kadang bertemu yang biasa-biasa saja. Yang penting ada bakat dan prestasi bisa dibidang akademik dan non akademik.

Memang di kantor banyak beranggapan liputan saya ini adalah liputan yang paling gampang, saya malah sering merasa kewalahan untuk liputan ini. Terlambat sedikit datang ke sekolah atau kampus, harapan akan gigit jari. Selain harus datang tepat waktu, saya juga harus menghafal jadwal istirahat dan jadwal libur tiap sekolah. Kapan jadwal latihan ekskul, kapan jadwal ujian. Jika tidak gigit jari lagi deh. Begitu juga dengan kampus.

Belum lagi datang ke satu sekolah banyak prosedur yang harus saya lalui. Ketemu satpam, guru piket, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, kepala sekolah dan barulah saya bisa ketemu dengan anak yang berprestasi tadi..fiuuhhh…..

Baiklah, back to topic. Sebenarnya di postingan kali ini saya tidak mau curhat sih. Cuma mau promosi aja soal halaman yang saya kerjakan ini. Selain ada profil siswa dan mahasiswa berprestasi, di halaman ini ada kolom “Sahabat Rising Star”

Biasanya kolom ini dimanfaatkan oleh para pembaca untuk sekedar menyampaikan salam dan berbagi informasi dalam bentuk SMS. Hari ini teman saya yang bertugas untuk memindahkan file-file SMS ini mulai mengeluh (protes). Kenapa begitu? Ini cuma gara-gara SMS yang masuk untuk Sahabat Rising Star dan kebetulan Iyes juga dapat giliran menghandle SMS ini karena ada teman yang cuti.

Kira-kira gini deh isi SMS nya.
Baca lebih lanjut