Cappucino Cincau Yuukk…!!!!!

Kalau ngomongin soal kuliner pasti udah ngebayangin makanan dan minuman yang enak-enak. Seperti minuman yang sekarang lagi ngetrend banget di Kota Pekanbaru ini. Cappucino Cincau. Yup, sekitar empat bulan belakangan minuman ini memang jadi minuman paling gaul se Pekanbaru. :) )

Penjual minuman ini kini mudah ditemui di berbagai sudut Kota Pekanbaru. Mulai daridi Jalan Paus, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Thamrin, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Cut Nyak Dien belakang kantor Gubernur Riau dan beberapa lokasi lainnya. Mulai dari yang berjualan dengan membuka stand hingga berjualan di mobil. Antrean panjang pun tak jarang terlihat di beberapa lokasi penjualan cappucino cincau.

Tapi sih katanya yang asli dan enak itu Cappucino Cincau yang ada di Jalan Paus, jalan Ahmad Dahlan, Jalan Thamrin dan Jalan Sisingamangaraja. Cari aja Cappucino Cincau Re Caffe. Banyak yang bilang, cappucino cincau Re Caffe ini rasanya lebih nendang dibanding penjual yang lainnya.

Semua jadi pada penasaran dan bahkan ngaku ketagihan sama minuman ini.Sebenarnya sih menurut saya sama saja seperti iceblend biasa. Bahannya Cappucino,gula, susu, batu es dan tentunya dengan tambahan batu es. Nggak paham juga sih kenapa minuman ini jadi sangat fenomenal. Enak sih di lidah, siapa juga gitu yang nggak suka Cappucino. Paduan Cappuccino dengan Cincau punya sensasi sendiri pas di konsumsi. Bisa minum sekaligus mengunyah cincaunya.

Ini nih yang namanya Cappucino Cincau..yuummyyy

Apalagi diminum siang hari saat cuaca Pekanbaru lagi panas minta ampun. Pas banget deh. Harganya juga nggak mahal-mahal banget, cuma Rp 5 ribu per cup-nya. Oiya, karena sangat ngetrendnya, beli minuman ini pun sampai ngantri dan pakai nomor antrian. Paling nggak kata teman-teman musti ngantri sekitar 20 menit sampai 30 menit. Keren nggak tuh…!!!

kalau yang Cappucino Cincau Re Caffe itu bukanya dari pukul 10 pagi sampai 10 malem, dan antreannya rameee banget…

Penasaran sama Cappucino Cincau..?? Segeralah kunjungi penjual cappucino cincau terdekat….Capcin yuuk….:))

Sudah Januari Lagiiiii….!!!!!

Selamat Tahun Baru 2012…

Wahh..udah lama banget sebenarnya pengen update ini blog. Tapi ya penyakit malasnya susah banget buat di lawan. :D

Ngomongin soal resolusi di tahun 2012 ini mungkin banyak banget dan kepanjangan kalau ditulis satu-satu…*ngeles plus males*

Semoga tahun ini jadi lebih baik dari tahun sebelumnya…Amiinnn

Memukaunya Fotografi Makro

Bagi yang hobi fotografi mungkin tak asing lagi dengan istilah fotografi makro. Bagi para penghobinya teknik foto makro bisa membuka cakrawala baru untuk dunia mini yang selama ini cuman terlihat sepintas saja. Misalnya, Lalat yang terlihat biasa saja, tampil gagah dan mempesona ketika terlihat jelas detil-detil bagian tubuhnya.

Bagaimana bisa memotret dengan melakukan pembesaran pada lensa untuk objek-objek yang mikro jadi tantangan tersendiri bagi penikmat fotografi. Kalau sudah lihat album2 teman di Facebook, paling betah lihatin albumnya bang Reza Fahlefi, hasil foto makronya keren2. Lalu dikenalkan dengan Suta Wijaya, yang juga anggota Komunitas Fotografi Pekanbaru (KFP), hasil fotonya juga tak kalah keren.

Ada kepuasan tersendiri bagi mereka jika berhasil memotret objek-objek mini hingga menghasilkan sebuah foto yang bicara.
“Pertama suka makro karena coba-coba fasilitas makro yg ada di kamera pocket. Terus nggak puas, ternyata ukuran objek lalat hanya terlihat 5 persen dari keseluruhan hasil jepret. Penasaran gimana caranya, dari situ mulai browsing dan ketemu dengan teman-teman yang punya hobi sama dan mulai coba-coba motret,”ungkap Reza.

makro karya bang reza

hasil karyanya bang Reza lagi


Meski dengan peralatan yang terbatas Reza rajin mencari informasi bagaimana cara membuat fotomakro dengan peralatan sederhana dan dikerjakan sendiri. Bahkan ia pernah mencoba menggunakan elemen-elemen lensa yang sudah rusak. Lalu dimodifikasi sedemikian rupa dan dipasangkan didepan kamera poket digital. Terakhir ia pernah coba pakai lensa optic CD room yg sudah rusak.
“Lumayanlah buat menikmati dunia kecil dengan peralatan seadanya dan hasil pun nggak beda-beda jauh,”tambahnya.

Suta Wijaya mengungkapkan untuk memotret objek- objek makro ia harus rela sampai kotor-kotor, motret hingga sampai nungging-nungging dan bahkan digigit serangga. Ia sering hunting objek-objek makro ke hutan atau lingkungan sekitar rumahnya.
“Sekarang lagi buat akuarium mini gitu. Jadi studio mininya, jadi lebih mudah nanti untuk motretnya,”jelas Suta.

Ia mengaku mempelajari foto makro ini secara ototidak. Karena penasaran ia coba cari referensi dan mulai mempraktikkannya. Bergabung dengan komunitas fotografi baik online maupun offline banyak memberikan masukan dan tambahan pengetahuan baginya.
“Seru aja sih, bisa motret yang tidak bisa dilihat dengan cara biasa,”ungkap cowok yang sudah tertarik foto makro sejak tahun 2007 ini.

foto makro karya suta

suta in action

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal ia pun melengkapi peralatannya. Khususnya lensa-lensa makro. Tak hanya soal teknik ia juga mempelajari tentang berbagai macam serangga. Baik itu jenisnya hingga dimana dan kapan serangga itu muncul. Hal ini sangat memudahkannya untuk menemukan serangga yang akan difoto.
“Lagi pengen nyari robber fly. Seranggan yang pemakan serangga. Hasil-hasil fotonya biasanya dikumpulkan. Kalau pas dikumpulkan itu rasanya puas,”tambahnya

Waah…keren2 banget deh hasil karya mereka. Sementara aku baru bisa motret makro yang kayak begini :|

foto by me :D

Masih kalah jauuuuhhh….mari belajar lagiii…cemungudh eaaaa….#halah eh ini termasuk makro ga sih? LOL

Sile yang mau lihat karya2 mereka bisa ke deviantartnya bang Reza, dan tumblrnya Suta…:D

PS: Iya tau, kalau sebagian postingan ini dari hasil liputan